Rokemendasi Menjadi Blogger Kaya:

Saturday, September 6, 2008

Daun Landep Sebagai Peluruh Kencing

Oleh: Arda Dinata
Email:
arda.dinata@gmail.com

AIR KENCING Anda tidak lancar? Jangan dulu panik. Kenalilah tumbuhan yang satu ini dan nikmati berbagai khasiat yang ditawarkannya. Itulah tumbuhan landep (Barleria prionitis L.). Landep biasa tumbuh di daerah yang beriklim kering. Biasanya tumbuh liar atau ditanam untuk pagar pada daerah yang memiliki dataran rendah sampai 400 meter di atas permukaan laut.

Menurut penelitian, daun landep mengandung saponin, flavonoida, tanin, garam kalium dan silikat. Sedangkan akar mengandung saponin, flavonoida dan polifenol. Dan karena kandungan itulah, barangkali mengapa orang-orang farmasi banyak menggunakan kedua bagian dari tumbuhan landep ini yang dijadikan sebagai bahan baku obat tradisonal dan modern.

Nama tumbuhan landep ini bermacam-macam. Tumbuhan yang berasal dari daratan Asia tropik dan Afrika Selatan ini, di daerah Sumatera dinamakan bunga landak; jarong, kembang landep dan landep di Jawa; dan landhep di Madura.

Tumbuhan ini termasuk perdu. Memiliki tinggi antara 1,5 - 2 meter. Bentuk tanamannya batang berkayu, segi empat, berbuku-buku, berambut, berduri kuat yang terdapat pada ketiak-ketiak daun. Bentuk daunnya merupakan daun tunggal dengan kondisi pada daun muda berambut, letak berhadapan, panjang tangkai daun 4 - 8 milimeter.

Selain itu, helai daunnya jorong sampai lanset atau bundar telur memanjang, ujung meruncing, pangkal meruncing dan menyempit sepanjang tangkai, tepi rata agak berombak, panjang 2 - 28 centimeter, lebar 2 - 6,5 centimeter. Sementara itu bagian pertulangan menyirip, warnanya hijau.

Pada bagian bunga, terlihat bentuk bunga tunggal, simetris dua sisi, di ketiak daun, mahkota bertaju hijau, bentuk elips memanjang, warnanya kuning. Sementara pada buah seperti buah kotak, bulat telur, pipih, ujung agak lancip, keras, terbagi dua, warnanya hijau. Biji bulat telur, pipih mengkilap seperti beludu, warna cokelat. Dan tumbuhan ini dapat diperbanyak dengan biji atau setek batang.

* *

TERNYATA daun landep memiliki beberapa khasiat yang patut dibanggakan. Salah satunya adalah berkhasiat sebagai peluruh kencing (diuretik), tonik, pereda demam (antiperik) dan peluruh dahak. Akar landep berkhasiat sebagai pereda demam (antiperik). Sementara itu, kulit kayunya berkhasiat sebagai peluruh dahak dan peluruh keringat (diaforetik).

Menurut hasil penelitian Trifena Fenny Gowinda (1992), dari Fakultas Farmasi Universitas Widya Mandala, menyebutkan bahwa rebusan daun landep dan daun kumis kucing yang diberikan pada tikus putih menunjukkan kenaikan pengeluaran air kencing secara bermakna. Di antar rebusan daun landep konsentrasi 20%, 40% dan rebusan daun kumis kucing konsentrasi 10%, 40% tidak menunjukkan perbedaan bermakna.

Sementara itu, untuk penyembuhan luka, kurap, panu, rematik, sakit pinggang, sakit kepala, sakit gigi, gusi nyeri dan berdarah, demam, sakit perut, kencing tidak lancar manfaatkan resep berikut ini.

Untuk pemakaian luar daun segar secukupnya digiling halus, seperti untuk pengobatan rematik, nyeri punggung, panu, sakit kepala dan sakit gigi. Sedangkan bagian akar biasanya untuk obat demam, luka, kurap.

Untuk mengatasi kurap dan panu, ambil akar landep secukupnya lalu digiling halus. Tambahkan air perasan satu buah jeruk nipis, lalu diaduk merata sampai seperti bubur. Setelah itu, balurkan pada kurap dan dibalut. Lakukan pergantian dua kali sehari, sampai sembuh.

Untuk menyembuhkan luka, lakukan sebanyak 15 gram akar daun landep dicuci bersih. Tambahkan seperempat sendok teh kapur sirih, lalu tumbuk sampai lumat. Baru setelah itu, siap ramuan tersebut ditempelkan pada luka.

Untuk meredakan dan mengobati sakit gigi, maka kunyahlah daun landep dengan gigi yang sakit. Namun, pada kondisi gusi nyeri dan berdarah, maka caranya adalah daun landep segar dicuci lalu digiling halus. Air perasanya ditambahkan sedikit madu. Lalu campuran ini digunakan untuk memoles gusi yang sakit tersebut.

Untuk menghilangkan rematik, sakit pinggang, dan sakit kepala, lakukan segenggam daun landep segar dicuci lalu digiling halus. Tambahkan air kapur sirih secukupnya sambil diaduk merata sampai menjadi seperti bubur kental. Baru setelah itu, balurkan ke bagian tubuh yang sakit. Dan pada penderita sakit kepala, maka balurkan di keningnya.

Pada penderita demam, sakit perut, dan kencing tidak lancar, maka anda dapat mencobanya dengan cara sebanyak satu genggam daun landep segar dicuci lalu diseduh dengan satu gelas air panas. Setelah airnya dingin kemudian disaring, lalu hasil saringannya diminum.

Akhirnya, walaupun tumbuhan landep ini memiliki berbagai khasiat bagi kesehatan, yang jelas masyarakat mengenal daun landep memiliki bau yang lemah dan rasa agak kelat. Itulah barangkali penyebab mengapa sebagian orang belum memanfaatkan langsung tumbuhan landep ini secara optimal. [Arda Dinata/ berbagai sumber].

Penulis Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia.

0 comments: